Bila kamu memintaku untuk mencintaimu lebih, tentu itu yang ku lakukan karena aku tak punya hati lagi untuk siapapun selain kamu.
Namun bila kamu bertanya pada seluruh dunia pertanyaan itu, maka aku yang akan mundur.
Karena pertanyaanmu pada orang lain menjelaskan bahwa aku tidak cukup bagimu.
Dan aku tau begitu banyak orang yang dengan segenap jiwa ingin mencintaimu dengan sungguh.
Karena kamu sang rembulan, rembulan yang selalu memancarkan keindahan sinar malam hingga kepenjuru negeri.
Sinar yang menerangi dunia yang sedang gelap, itu kamu.
Bukan hal mustahail bagi setiap manusia dibelahan dunia karena akan ada satu diantaranya yang selalu memandang lekat keindahanmu.
Itu aku, aku salah satu pemujamu, dan dengan begitu banyak rasa tidak percaya diriku.
Mungkin aku sedikit merepotkan bagimu, aku manja, aku ingin penuh perhatianmu, aku merengek untuk waktumu, aku membuatmu lelah, bukan begitu?
Kamu bilang kamu sangat amat mencintaiku, mungkin bila sinar rembulanmu bisa dipindahkan kamu akan pindahkan padaku, mungkin bila ada rasa sakit didiriku biar kamu yang menanggungnya.
Tapi kamu 'lelah' yangmana kutahu cinta tak pernah ada kata lelah.
Yang kupelajari cinta adalah penerimaan, belajar bersama, memperbaiki bersama, melihat dan menyusun masa depan bersama, berbahagia diatas bahagia bersama, lalu kembali berbahagia diatas duka bersama. Menurutku cinta akan lebih banyak bahagianya atas perjalanan-perjalanan yang mendewasakan. Seharusnya.
Saat ini di umur kita yang dewasa, mungkin aku yang juga belum dewasa pemikirannya, atau mungkin kamu yang selalu kekanak-kanakan.
Entah yang mana yang benar dan yang mana yang salah.
Antara aku dan kamu selalu menjadi hal yang rumit.
Yang kupelajari cinta akan menerjang apapun dihadapan.
Yang kupelajari cinta akan menyelamatkan keduanya.
Tapi mungkin aku yang kurang belajar banyak dari cinta.
Hingga mungkin ada pembelajaran yang tidak sengaja terlewat.
Mungkin aku yang kurang belajar tentangmu.
Dubai
31 agustus 2023
1:17 pm
No comments:
Post a Comment