Malam sebelum lelap.
Mataku sudah terpejam, tapi bayangmu yang tak pernah hilang membuatku selalu merindukanmu.
Aku menangis kala pejamku.
Seperti melihat bayang dan sosokmu dari jauh, berdiri, memandangku dengan senyum.
Seakan aku sadar kamu tak bisa ku gapai.
Aku tidak berlari kepadamu, karena kutahu yang kulihat adalah semu.
Mungkin bila aku mengejarmu, tangisku menjadi terisak, karena lariku takan pernah sampai.
Entah apa arti pandangan dan tatapan senyummu.
Aku hanya sangat amat merindukanmu.
Aku tahu bayang-banyangmu datang karena alam bawah sadarku membutuhkan sosokmu, sehingga aku melihat bayangmu yang sejanak itu.
--
Sampai berjumpa di Surga ka.
Semiga kita menjadi manusia-manusia yang Allah lindungi.
Dubai
14 feb 2023
4:57 pm
No comments:
Post a Comment