Aku takut akan masa depan.
Aku takut tidak bahagia.
Aku bersyukur akan semua nikmat.
Tapi semua terasa tidak menggetarkan hati, karena rasanya seluruh hatiku sudah runtuh saat tidak ada lagi beliau di dunia.
Segala halnya terasa semu.
Aku tak pernah benar-benar tertawa.
Tawaku hanya tawa keharusan sebagai manusia dan mahkluk hidup. Hatiku kelam.
Dubai
2 januari 2023
8:37 pm
No comments:
Post a Comment