Wednesday, August 10, 2022

-

Hidup ini untuk mati

Lalu bagaimana bila aku mati ketika aku masih menggurai rambutku

Lalu bagaimana bila aku mati dengan bacaan Quran ku yang belum fasih

Lalu bagaimana bila aku mati dengan segala dosa yang telah kuperbuat

Lalu bagaimana bila aku mati membawa hutang yang bahkan sudah tak ku ingat

Lalu bagaiman bila ada hati yang tanpa sadar aku sakiti lalu belum terobati

Bagaimana dengan amal baik ku yang tidak banyak dan cenderung sedikit ini



Aku takut ya Allah, aku takut.

Tapi solatku belum khusyu, bahkan bolong setiap harinya.

Tapi aku masih melalaikan perintah-perintahmu.

Bimbinglah hamba mu ini agar selalu berada di jalan lurusmu.


Maafkan aku bila ada perilakuku yang pernah menyakiti kalian.


Semoga kelak ketika aku mati.

Allah me Ridhoi kematianku.

Diriku me Ridhoi kematianku.

Serta orang-orang yang mencintaiku, khususnya kelurgaku, Mamah Ayah serta saudara-saudara tercintaku me Ridhoi kematianku.


Karena sesungguhnya hidup adalah untuk mati.

Aku pernah mendengar ceramah seorang ustadz pesankan pada orang-orang yang kau cintai kelak bila kamu mati lekas untuk me Ridhoi kematianmu.

Sedangkan kita tidak akan pernah tau, kapan kita akan mati.

Mungkin 70tahun lagi, mungking 7tahun lagi, mungkin 7bulan lagi, mungkin 7minggu lagi, mungkin 7hari lagi, mungkin 7menit lagi, atau mungkin 7detik lagi atau bahkan kurang dari itu.


Dubai

2:06 pm

10 August 2022

No comments:

Post a Comment