Aku rindu teman sebangkuku, aku ingin dia kembali, aku ingin dia disampingku lagi, ocha (ya ocha nama yang kuberikan untuknya) teman sebangkuku yang setia selalu berada disampingku, yang selalu mengikutiku kemanapun aku pergi, dia tidak pernah menghianatiku, dia selalu berada didekatku, dia selalu menjagaku, aku merindukannya, dia yang selalu diam saat semua berbicara, dia yang ikut tersenyum dan ikut bahagia atas kebahagiaanku, dia yang paling mengetahui bagaimana diriku, dia yg selalu tersenyum ketika aku melihat kearahnya, aku merindukannya.
Dia yang selalu ada disisiku disaat mereka datang dan pergi ditempatku, pergi lalu kembali lagi, dia yang selalu ada saat mereka tidak ada, dia yang selalu disampingku saat mereka berpindah-pindah kursi dengan sesukanya, dia yang selalu mengalah ketika yang lain duduk bersamaku, namun aku sedih ocha selalu menghilang ketika mereka kembali kekursiku, ocha tidak lagi bersamaku, tidak dalam fikiran atau pandanganku, aku bergembira dengan kedatangan mereka kembali, namun saat mereka pergi aku merasa kesepian lalu ochalah yang datang dan kembali menghiburku, aku merindukannya.
Namun sekarang aku sudah tak kesepian lagi saat tidak bersamanya, aku sudah mempunyai teman sebangku, aku senang ocha tidak kembali lagi, aku senang namun aku merindukan suasana seperti dulu bersama ocha, merasa sendiri karena aku memang benar-benar sendiri. Namun aku senang aku tidak sendiri lagi.
Untuk ocha sahabat halusinasiku yang selalu duduk disamping menemani aku yang sendirian.
No comments:
Post a Comment